Warning: mysqli_num_fields() expects parameter 1 to be mysqli_result, boolean given in /home/mybetcom/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 3021
KONI Akan Fasilitasi Kesepakatan Damai PSSI-KPSI - Agen Bola Terpercaya Mybet188, Judi Bola Online, SBOBET, CASINO, IBCBET

KONI Akan Fasilitasi Kesepakatan Damai PSSI-KPSI

JAKARTA, KOMPAS.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) akan memfasilitasi kesepakatan damai antara Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) terkait masalah dualisme kompetisi sepak bola nasional. Hal itu bertujuan agar kesepakatan kedua kubu tersebut bisa segera terealisasi.

PSSI dan KPSI sebelumnya sepakat untuk menandatangani nota kesepahaman di Kantor AFC, Kamis (7/6/2012). Kesepakatan tersebut merupakan hasil dari kerja Taskforce yang dibentuk oleh FIFA.

Isi nota kesepahaman (MOU) tersebut diantaranya komite gabungan PSSI akan dibentuk untuk membuat kompetisi liga sepak bola profesional baru untuk divisi utama (kelompok liga teratas). Komite juga akan bekerja bersama FIFA dan AFC untuk mengevaluasi statuta dan masalah asosiasi lainnya.

Empat Komite Eksekutif PSSI yang pernah diberhentikan harus dikembalikan ke posisinya lagi. MOU juga menyatakan kompetisi ISL akan tetap digulirkan secara terpisah, tetapi berada di bawah payung PSSI. Adapun, KPSI tidak akan bertindak sebagai otoritas sepak bola.

“Kita sudah ada kesepakatan, dengan KPSI. Jadi intinya dari pertemuan itu, KONI akan membantu agar apa yang disepakati itu bisa segera diwujudkan,” ujar Sekretaris Jenderal PSSI, Tri Goestoro kepada wartawan usai menghadiri pertemuan dengan KONI di Kantor PSSI, Jakarta, Senin (11/6/2012).

Hadir juga dalam pertemuan itu, perwakilan dari KPSI, La Nyalla Mataliti dan dipimpin oleh Ketua KONI, Tono Suratman. Meski demikian, Tri menuturkan, bentuk bantuan dari KONI tersebut baru belum ditentukan secara jelas. Pasalnya, PSSI, kata dia, terlebih dahulu harus mengkonsultasikan hal itu dengan AFC dan FIFA selaku otoritas yang bertanggungjawab atas masalah tersebut.

“Artinya sekarang ini semua hal yang berkaitan dengan Komite Gabungan itu kan berkaitan dengan supervisi AFC dan tim taskforce. Jadi tentu semua hal mengenai masalah ini harus kita koordinasikan dengan mereka (AFC dan FIFA),” pungkas Tri.

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.