Warning: mysqli_num_fields() expects parameter 1 to be mysqli_result, boolean given in /home/mybetcom/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 3021
Tiga PR Utama untuk Pelatih Baru Chelsea - Agen Bola Terpercaya Mybet188, Judi Bola Online, SBOBET, CASINO, IBCBET
mybet188.comsitemap
mybet188.comsitemap
mybet188.comsitemap

Tiga PR Utama untuk Pelatih Baru Chelsea

LONDON, KOMPAS.com — Spekulasi mengenai pengganti pelatih Chelsea masih terus berkembang, beberapa nama dikait-kaitkan dan tak sedikit yang segera membantah. Di Matteo yang mempersembahkan dua gelar bergengsi, Piala FA dan Liga Champions, tampaknya belum cukup memuaskan pemilik tunggal Chelsea.

Banyak yang bisa mencetak sejarah klub, tetapi melakukannya dengan menumbangkan Bayern Muenchen di Fusball Arena, kandangnya sendiri, jelas bukan perkara biasa. Apalagi melalui adu penalti yang menjadi karakter kemenangan tim-tim sepak bola asal Jerman.

Kejelian Roberto Di Matteo dalam menentukan eksekutor adu penalti saja sudah membuat kejutan. Nama seperti Fernando Torres yang dikira publik dan lawan sebagai eksekutor tetap bahkan tidak dimasukkan dalam daftar lima penendang awal. Bahkan, penendang keenam yang disiapkan adalah bek Gary Cahill. Namun, Di Matteo berhasil membuktikan segala macam taktiknya dengan membawa pulang “The Big Ears” ke Stamford Bridge.

Sayangnya, statusnya di Stamford Bridge masih digantung oleh pemilik klub, Roman Abramovich, dan Presiden Chelsea, Bruce Buck. Siapa pun pelatih baru nanti, paling tidak, Di Matteo sudah menetapkan standar yang tinggi untuk perjalanan “The Blues” ke depannya.

Pelatih baru jelas akan menghadapi tugas berat. Dominic Fifield, kolumnis senior The Guardian, mencatat sejumlah hal yang harus dilakukan oleh pelatih Chelsea musim depan.

1. Menguasai jalur diplomasi
Pemain Chelsea seperti Frank Lampard, John Terry, dan Didier Drogba merupakan pemain senior di tubuh Chelsea. Apa pun yang diucapkannya hampir selalu diamini oleh seluruh suporter Chelsea di seantero jagat. Tentu bisa berbahaya jika pelatih tak bisa membatasinya karena berpotensi merusak harmonisasi tim. Andre Villas-Boas gagal total melakukannya. Pemain kalem seperti Frank Lampard saja sampai gerah berada di London dan mengatakan tertarik bergabung dengan AC Milan saat itu.

Berbeda dengan AVB, Di Matteo sukses melakukannya. Di masa AVB, semua serba tegang dan jarak pemain dan pelatih yang terlampau jauh sehingga membuat pemain tidak bisa menunjukkan performa terbaiknya dan terperosok ke luar zona Liga Champions. Di Matteo memperbaikinya dengan membawa kesederhanaan dan kejelasan dalam berkomunikasi serta selalu memberi alasan dalam setiap keputusan yang diambil. Oleh karena itu, pemain bisa menerima dengan lapang dada dan mendukung apa pun yang diucapkan Di Matteo.

2. Meredakan letupan emosi dalam skuad
Pemain tua yang tergelincir dari tim inti dan sudah lama tak bermain sulit kembali ke performa terbaik mereka. Pemain sekelas Salomon Kalou belum juga mendapat perpanjangan kontrak yang akan segera habis, sementara Michael Essien tidak lagi sehebat di era kepemimpinan Mourinho sejak diterpa cedera lutut. Meireles yang merupakan anak kesayangan AVB juga akan segera habis masa kejayaannya. Sementara itu, pemain muda berbakat Chelsea semakin berkembang dan membutuhkan jam terbang bersama tim utama. Josh McEarchan, Romelu Lukaku, dan Oreul Romeu yang kesulitan menembus skuad inti Chelsea mulai mencari klub baru yang memberinya jaminan akan memiliki jam terbang yang lebih banyak.

Baik pemain senior maupun yunior tim merupakan pemain berkelas. Jika disia-siakan sebentar saja, banyak klub yang akan berebut mendapatkan pemain-pemain ini. Tugas pelatih baru Chelsea adalah mengakomodasi dan mengatur arus masuk keluar pemain yang dibutuhkan oleh Chelsea pada musim-musim depan.

3. Membuktikan Chelsea tetap hebat tanpa Drogba
Drogba sudah menegaskan bahwa dirinya tak akan bersama Chelsea lagi musim depan setelah menjuarai Liga Champions akhir pekan lalu. Padahal, pola Cech-Terry-Lampard-Drogba terbukti membawa Chelsea sukses sebelumnya. Tugas pelatih anyar nanti tentunya menemukan pola baru atau paling tidak menemukan sosok galak di mulut gawang lawan.

There are varied medicines for varied cases. A lot of drugs are used to treat symptoms of Parkinson’s disease, such as tremors. The remedy is used together with other drugs to treat symptoms of Parkinson’s disease. Though erectile dysfunction is more common among older men, that doesn’t make it ‘normal’. Below are few steps about “online cialis“. Apparently every adult has heard about “cialis online“. The most substantial point you must look for is “how to buy cialis safely“. Note to diagnose a man’s sexual problem, the soundness care professional likely will begin with a thorough story of symptoms. Such problem is best drastic with professional help, preferably through counseling with a able pharmacist. Your dispenser can help find the treatment that is better for you and your associate. Preparatory to purchasing the drug, tell your doctor if you are allergic to anything.

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.